Templates by BIGtheme NET
Terbaru
Rumah » Tak Berkategori » Muslim itu Mencintai karena Allah

Muslim itu Mencintai karena Allah

Muslim itu Mencintai karena Allah (Oleh: Ahmad Hasan Asy’ari Ulama’i)

Muslim itu Pencinta, yang membedakannya dengan pecinta yang lain adalah seorang muslim menyandarkan cintanya kepada sesuatu yang paling besar dan abadi yaitu Allah Swt. Karena banyak cinta yang dilandaskan kepada tampang, materi, kepintaran, kekuasaan, kekuatan dan sejenisnya yang sangat kecil dihadapan Allah selain sifatnya yang temporal (suatu saat hilang tampang yang diidolakannya, cintapun hilang, hilang materi hilang pula cintanya dan seterusnya), Oleh sebab itu sandarkanlah kepada Allah yang tidak pernah hilang kuasaNya, kebaikanNya, dan lain-lainnya. Selain akan terjaga cinta kita kepada sesuatu dengan landasan cinta kepada-Nya, juga akan memberikan jaminan perlindungan Allah untuk merawat kekasihNya di saat tiadak ada perlindungan kecuali dari-Nya. Hal ini sebagaimana isyarat hadis riwayat al- Bukhari berikut ini:

عن أبي هريرة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله الإمام العادل وشاب نشأ في عبادة ربه ورجل قلبه معلق في المساجد ورجلان تحابا في الله اجتمعا عليه وتفرقا عليه ورجل طلبته امرأة ذات منصب وجمال فقال إني أخاف الله ورجل تصدق أخفى حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه ورجل ذكر الله خاليا ففاضت عيناه

Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi Saw, Beliau bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allah dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, antara lain: (1) Imam atau pemimpin yang adil, (2) pemuda yang tumbuh dalam beribadah atau melayani Tuhannya, (3) seseorang yang hatinya senantiasa bergantung di masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allah, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seseorang yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allâh.’ Dan (6) seseorang yang bershadaqah dengan lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta (7) seseorang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.

Cinta itu merupakan spirit dari Tuhan itu sendiri yang Mencintai dan Mengasihi makhlukNya terutama yang mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan cinta seseorang mampu melakukan apa saja (hingga sesuatu yang di luar nalar) untuk memenuhi keingainan Kekasihnya, tidak hanya harta, waktu, tenaga, bahkan dirinya sanggub dikorbankan demi Kekasihnya tersebut.

Hal ini pulalah yang membahayakan manusia sekiranya mencintai atas dasar duniawi semata, maka cintanya sangat materialistic, demikian pula saal cintanya kandas, bunuh diripun sanggup dilakukan (inilah yang disebut cinta buta).

Ayo saudaraku sebangsa dan setanah air, khususnya saudaraku seiman, cintailah siapa saja atau apa saja atas dasar mendapatkan cinta Allah sehingga perjalanan cinta tersebut mendapatkan pengawalan dari Sang Pecinta itu sendiri, sehingga terbimbing dan diridlai oleh-Nya. Insyaallah para pecinta karena Allah inipun akan mendapat tempat khusus di sisi Allah yaitu perlindungan saat tidak ada perlindungan kecuali dari-Nya.

 

Tentang fkptjateng