Templates by BIGtheme NET
Terbaru
Rumah » Event » FKPT Gandeng Ribuan Penyuluh Agama untuk ‘Mencerahkan’ Masyarakat
cerahkan

FKPT Gandeng Ribuan Penyuluh Agama untuk ‘Mencerahkan’ Masyarakat

cerahkanForum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) untuk menangkal dan mencegah berkembangnya idiologi radikalisme dan terorisme di provinsi ini. Kini, Kemenag Jateng siap mengerahkan ribuan tenaga penyuluh agama untuk misi menyelamatkan masyarakat dari ancaman terorisme.

“Ribuan penyuluh agama akan kami kerahkan untuk membantu tugas, peran dan fungsi FKPT Jateng,” tegas Kepala Kanwil Kemenag Jateng Drs H Farchani SH MM, saat menerima silaturahim pengurus FKPT Jateng dipimpin Ketuanya Dr Budiyanto, di ruang kerjanya, Jumat (30/3/2018).

H Farchani SH, MM mengatakan penyusupan ideologi radikal dan teror ke tengah masyarakat semakin sulit dideteksi, sehingga bila tak segera diambil langkah pencegahan secara massif dapat membahayakan masa depan bangsa Indonesia.

“Apalagi rekrutmen kader-kader radikal dan teror kini tak lagi secara sembunyi tapi sudah berkembang melalui dunia maya dengan berbagai stimulan yang menggiurkan pelajar, pemuda dan mahasiswa,” ujarnya

Menurutnya, para penyuluh agama Islam yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) fungsional maupun honorer yang tersebar di seluruh kecamatan punya posisi strategis untuk melakukan pencegahan berbagai macam ancaman dan gangguan masyarakat, termasuk radikalisme dan terorisme.

Para penyuluh, lanjutnya, dibekali kemampuan dan ketrampilan relationship sehingga mudah diterima masyarakat. Bahkan tugas sehari-harinya selalu dibantu masyarakat

sehingga berbagai informasi dan dinamika di masyarakat akan mudah diketahui.

Mereka itu, lanjut Farchani, merupakan ujung tombak, wajah depan, mata dan telinga Kemenag yang siap memotret mayarakat akar rumput dengan segala dinamikanya. Perannya sangat strategis dan bisa dimaksimalkan untuk mensukseskan program pencegahan radikalisme dan terorisme yang diemban FKPT Jateng.

Ketua FKPT Jateng, Dr Budiyanto merespons pengerahan ribuan penyuluh agama Islam di bawah pembinaan Kanwil Kemenag Jateng. Sebagai kepanjangan tangan BNPT di daerah, FKPT Jateng kemampuannya terbatas sehingga memerlukan dukungan semua pihak.

“Pengurus FKPT Jateng hanya 8 orang, maka dalam menjalankan misi pencegahan radikal dan teror patut menjalin kerja sama dengan elemen-elemen masyarakat dan pemerintah,” ujar Budi.

FKPT Jateng telah meralisasikan kerja sama dengan KNPI, Badan Kesbangpol Jateng, serta beberapa Kesbangpol dan Polres, termasuk dengan Pemkot Semarang. Perluasan jaringan kerja sama akan terus dimaksimalkan agar ruang gerak radikalis dan teroris semakin sempit dan tak bisa melancarkan aksinya. (Isi/KR Jogja)

Tentang fkptjateng