Templates by BIGtheme NET
Rumah » Event » Gairah Sineas-Sineas Muda dalam BNPT Video Festifal 2017
img_5772

Gairah Sineas-Sineas Muda dalam BNPT Video Festifal 2017

img_5772Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Lomba Video Pendek  bagi SMA/SMK Sederajat. Lomba yang secara nasional dibuka sejak Agustus 2017 ini mendapat sambutan yang hangat dari para sineas muda tanah air. Sampai detik-detik akhir injuri time penutupan lomba, ratusan judul video pendek  telah masuk ke radar panitia.

Berbeda dengan lomba tahun 2017 yang mengusung tema “Kita Boleh Beda” lomba tahun ini mengusung tema “Di Bawah Sang Merah Putih”. Titik beratnya masih sama, yakni mengusung semangat nasionalisme, menghargai   perbedaan,  dan memberikan  penyadaran tentang pentingnya kebersamaan membangun bangsa di kalangan generasi muda.

Tidak hanya melakukan  sosialisasi tentang lomba, BNPT bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme di 32 Provinsi di Indonesia juga menggelar Workshop Pembuatan Video Pendek  dengan peserta siswa SMA/SMK di masing-masing provinsi. Tidak tanggung-tanggung BNPT menggandeng pegiat film tanah air seperti Matias Muchus, Wulan Guritno, Prisia Nasution, Tjandra Wibowo, Nohara Swastika, dan masih banyak lainnya.

Menarik sekali menyimak video-video yang diunggah para peserta lomba. Rame konde pokoknya, gado-gado rasanya.   Mereka datang dari seluruh pelosok tanah air, mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jabar, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, DIY, Bali, NTB, Sulsel, Sulut, Kalteng, Kaltim, dan masih banyak lagi.

Kualitas video yang diunggah juga beragam, ada yang  sempurna   dari sisi ide cerita maupun penggarapan sinematografinya, tetapi juga ada yang digarap secara sederhana, seadanya. Namun demikian  mestinya BNPT patut berbahagia, karena sineas-sineas muda di tanah air begitu gairah merespon ajakan BNPT untuk mengkampayekan perdamaian. Ini berarti angina segar bagi BNPT bahwa anak-anak muda di tanah air perlu diberikan ruang lebih luas dalam hal berkreativitas sekaligus juga memberikan ketahanan kolektif maupun personal tentang bahaya radikalisme dan terorisme.

Jawa Tengah misalnya  sampai akhir penutupan lomba tercatat lebih dari 40 judul film yang telah masuk. Mereka adalah sineas-sineas muda  SMA/SMK/MA dari kota-kota di seluruh Jawa Tengah seperti Semarang, Purwodadi, Demak, Magelang, Kebumen, Brebes, Batang,  Rembang, Tegal, Purbalingga, dan Sragen.  Begitu juga provinsi lain seperti  DKI Jakarta, Jabar, Jatim, Bengkulu  juga mengirimkan banyak karya.

Lomba akan ditutup 11 Nov  2017. Tahap penilaian 13-17 Nov 2017.  Dari seluruh video yang masuk panitia akan memilih 10 video terbaik yang akan diundang dalam malam Grand Final di Jogjakarta 17 November mendatang.  Kita tunggu saja siapa pemenangnya. (Muslihudin el Hasanudin)

Tentang fkptjateng