Templates by BIGtheme NET
Rumah » Event » Lembaga Dakwah Kampus Memiliki Peran Strategis Cegah Radikalisme
Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. H. Najahan Musyafak  MA berfoto bersama jajaran pimpinan UNS
Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. H. Najahan Musyafak MA berfoto bersama jajaran pimpinan UNS

Lembaga Dakwah Kampus Memiliki Peran Strategis Cegah Radikalisme

Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. H. Najahan Musyafak  MA berfoto bersama jajaran pimpinan UNS

Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. H. Najahan Musyafak MA berfoto bersama jajaran pimpinan UNS

Aktivitas keagamaan di sejumlah kampus-kampus terutama kampus umum  akhir-akhir ini terus meningkat. Peningkatan aktivitas ini disinyalir dapat  menjadi tempat   potensial berkembangnya aktivitas keagamaan yang eksklusif dan radikal.   Hal ini menjadikan perguruan tinggi umum lebih mudah menjadi target rekrutmen gerakan-gerakan radikal,  dibandingkan perguruan tinggi berbasis keagamaan.

Hasil Penelitian Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2011  menemukan   pola-pola gerakan radikal di Indonesia salah satunya melalui penyusupan pada organisasi-organisasi kemahasiswaan tingkat kampus yang sebagian besar terdapat di perguruan tinggi non-keagamaan,

Karenanya civitas akademika perguruan tinggi, khususnya Lembaga Dakwah Kampus (LDK) sangat strategis dilibatkan dalam pencegahan penyebaran radikalisme di kampus-kampus. Hal ini karena LDK yang paling dekat bersentuhan dengan masyarakat kampus, khususnya mahasiswa sebagai calon-calon pemimpin masa depan.

Demikian dikatakan oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah Dr.H. Najahan Musyafak saat beraudiensi dengan jajaran pimpinan Universitas Negeri Surakarta (UNS) Selasa (29/8). Rombongan FKPT Jateng diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Drs. Sutarno, M.Sc. Ph.D  di Gedung Rektorat UNS Jl. Ir Sutami, Jebres, Surakarta.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka untuk mempersiapkan Kegiatan FKPT Jateng   Bidang Agama, Dakwah, dan Pondok Pesantren kerjasama dengan BNPT yang akan dilaksanakan di Kampus UNS, 14 September yang akan datang.

Wakil Rekotr Bidang Akademik UNS Prof. Drs. Sutarno, M.Sc. Ph. D mengatakan bahwa UNS memiliki komitmen yang sangat kuat  dengan pencegahan radikalisme dan terorisme. Karenanya pihaknya menyambut baik rencana kegiatan BNPT dan FKPT dilaksanakan di kampusnya.

“UNS Kampus yang Bhineka Tunggal Ika. Mahasiswa yang belajar di sini datang dari  seluruh Indonesia, bahkan dari manca negara  banyak juga yang menimba ilmu di sini. Kami menerima dengan senang hati jika kampus UNS dijadikan tempat kegiatan ini. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini nanti dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan pencegahan  radikalisme dan terorisme di tanah air” tegas Sutarno.

Kegiatan yang tersebut nantinya akan dihadiri oleh  140 peserta yang terdiri dari birokrat kampus, aktivis LDK, organisasi kemahasiswaan, dosen agama dan PKN se-Solo Raya. Sebagai narasumber  direncanakan akan hadir antara lain Rektor UNS Prof Dr. Ravik Karsidi MS, Pimpinan  BNPT, dan mantan narapidana teroris Ustad Abu Tholut. (Muslihudin el Hasanudin)

Tentang fkptjateng