Templates by BIGtheme NET
Rumah » Event » Dunia Internasional Kagumi Keragaman Indonesia
img_9777

Dunia Internasional Kagumi Keragaman Indonesia

img_9777Masyarakat internasional sangat mengagumi kedewasaan bangsa Indonesia dalam mengelola berbagai perbedaan yang ada. Rasa kagum itu terungkap saat rombongan peserta pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) berkunjung ke berbagai Negara.

Demikian disampaikan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Prof. Dr. Irfan Idris saat berdialog dengan para pimpinan redaksi media massa yang diadakan di Hotel Alila Surakarta, Selasa (18/10). Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Program Pemantapan Deradikalisasi di Solo Raya yang sebelumnya telah digelar pada 5-7 Oktober 2016.

Lebih lanjut Irfan Idris mengatakan selain menghadapi realitas keberagaman bahasa, etnis, agama, dan budaya, Indonesia masih dihadapkan problem realitas geografis yang terpisah-pisah oleh lautan. Namun demikian realitas itu tidak menjadi pemicu perpecahan justru menjadi alat perekat.

Di sejumlah negara tetangga, meski berada di satu wilayah daratan seperti Korea dan negara-negara di kawasan Timur Tengah tidak mampu mengelola perbedaan, sehingga mereka terpecah belah. Mereka ingin banyak belajar dari Indonesia.

Melalui kegiatan dialog ini,  Irfan Idris berharap keterlibatan semua elemen masyarakat dalam mencegah radikalisme semakin besar. “Tugas kita  adalah membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk  bersama-sama menjadikan terorisme dan radikalisme sebagai musuh bersama” kata Irfan Indris.

Kegiatan dialog ini dihadiri oleh para pimpinan media di Solo Raya, mulai dari media online, surat kabar, majalah, dan televisi. Kegiatan yang menghadirkan narasumber lokal dan nasional tersebut  direspon secara antusias oleh peserta yang hadir. FKPT Jawa Tengah sebagai mitra BNPT dalam pencegahan terorisme dan radikalisme di daerah juga ikut berpatisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Selain mengadakan dialog dengan pimpinan media massa, BNPT juga menggelar dialog dengan remaja masjid, pondok pesantren, siswa SMA/SMK, perguruan tinggi, dan pimpinan organisasi masyarakat se Solo Raya (Syamsul Huda/din)

Tentang fkptjateng