Templates by BIGtheme NET
Rumah » Event » MA Darul Muttaqien Temanggung Jawara Lomba Video Pendek
Ketua FKPT Jateng menyerahkan hadiah kepada para pemenang didampingi  pengurus lain.
Ketua FKPT Jateng menyerahkan hadiah kepada para pemenang didampingi pengurus lain.

MA Darul Muttaqien Temanggung Jawara Lomba Video Pendek

Ketua FKPT Jateng menyerahkan hadiah kepada para pemenang didampingi pengurus lain.

Ketua FKPT Jateng menyerahkan hadiah kepada para pemenang didampingi pengurus lain.

Madrasah Aliyah Darul Muttaqien Temanggung menyabet Juara 1 Lomba Video Pendek yang digelar oleh Forum Kooordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). MA darul Muttaqien mengalahkan 17 kandidat lain yang juga ambil bagian dalam lomba yang diikuti oleh pelajar tingkat SMA/MA/SMK Se Jateng tersebut.

Delapan belas judul video pendek ambil bagian dalam Lomba Video Pendek  yang mengambil tema “Kita Boleh Beda”

Kedelapan belas judul tersebut merupakan karya anak-anak muda dari 15 sekolah SMA/MA/SMK di Jawa Tengah. Di antaranya  dari Kota Semarang, Kab. Demak, Kab Temanggung, Kab. Magelang, Kab. Purworejo, Kab. Purbalingga, dan Kab. Kebumen.

Penjurian telah dilakukan  pada Rabu, 15 Juni 2016. Dewan juri  yang memberikan penilaian   adalah Landung Y Saptoto dari Rumah Produksi Dreamlight World Media Ungaran,  Arif Suharsono dari  Dikmen Dinas Pendidikan Provinsi Jateng , dan Nohara Swastika pegiat sineas dari Jakarta.

Dua pemenang lainnya adalah SMK Ma’arif NU VIP Kemiri Purworejo yang dinobatkan sebagai Juara 2 dengan videonya  Merah Putih. Sedangkan juara 3 adalah MA Al Irsyad Demak dengan video  “Kita Tak Beda”. Tiga pemenang tersebut  berhak mewakili Jawa Tengah dalam seleksi nasional yang akan digelar pada 25 November 2016.

Ketua FKPT Jateng H. Najahan Musyafak  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat terutama generasi muda. Di samping itu ajang ini  juga merupakan media  yang sangat tepat untuk  memberi penyadaran kepada generasi muda pentingnya menghargai perbedaaan, kewaspadaan akan bahaya radikalisme dan terorisme di tanah air.

“Film adalah alat komunikasi yang efektif bagi generasi muda. Karenanya BNPT dan FKPT memakai medium lomba ini untuk memberikan penyadaran tentang bahaya radikalisme dan terorisme.  Saya mengapresiasi para peserta lomba yang telah mengirimkan karyanya. Ini tentu memerlukan proses yang panjang, support dari guru, orang tua, dan tentunya sekolah” tegas Najahan di hadapan para peserta lomba.

Acara puncak pengumunan pemenang dilaksanakan di Hotel Semesta pada 16 Juni 2016. Dalam kesempatan itu juga digelar  yang menghadirkan  Nohara Swastika, Agus Maladi Irianto, dan Awaludin-tokoh pemuda Semarang. (Muslihudin el Hasanudin)

Tentang fkptjateng